Kalkulator posisi
Orang yang main saham paham satu kalimat: yang menentukan hidup-matimu bukan benar-tidaknya tebakanmu, tapi berapa besar yang kamu taruh tiap transaksi. Kebiasaan ini dipindah ke kripto sama-sama berlaku, dan karena tidak ada batas auto reject, justru lebih wajib diatur. Pikirkan dulu transaksi ini maksimal rugi berapa, baru hitung mundur berapa harus dibeli — cukup isi empat angka.
Stop long di bawah harga masuk, short di atas; arah ditentukan otomatis dari kedua harga ini.
Ini posisi spot yang dihitung mundur dari "kerugian tetap per transaksi", belum menghitung biaya, slippage, dan funding rate; eksekusi nyata akan ada selisih. Kalau pakai leverage, dana terpakai akan dibesarkan dan garis likuidasi dihitung tersendiri, jangan langsung pakai angka ini. Alat hanya ilustrasi edukasi, bukan saran beli-jual.
Terapkan disiplin di akun yang nyata
Manajemen posisi baru berarti kalau dieksekusi di akun beneran. Kalau mau buka akun, daftar Binance pakai kode situs ini, biayanya pun bisa hemat. Tetapkan aturan dulu, baru pasang order pertama.
Daftar pakai kode situs ini, diskon biaya trading 20%*. *Rasio sebenarnya ikuti yang tampil di halaman Binance, bisa berubah sesuai kebijakan. Situs ini dapat rabat dari kerja sama, tidak menambah biayamu.
Logika posisi yang dipindah dari pasar saham
Pemain saham lama mengendalikan risiko, kebanyakan bukan dengan menebak naik-turun, tapi dengan aturan: tiap transaksi maksimal rugi satu sampai dua persen dari total dana. Rugi kecil, salah sepuluh kali pun tidak melukai tulang; menang sekali, sudah bisa menutup rugi sebelumnya dan masih ada lebihnya. Logika ini di kripto bukan cuma berlaku, tapi makin penting — karena di sini tidak ada batas auto reject, satu sumbu (wick) bisa membuat yang tidak pasang stop habis ludes.
Alat ini mengubah aturan itu jadi angka konkret. Kamu tetapkan dulu dua hal: total rela rugi berapa (modal × persen rela rugi), dan kalau ternyata salah, di harga berapa kamu mengaku kalah dan keluar (harga stop). Harga masuk dikurangi harga stop adalah risiko yang kamu tanggung untuk tiap unit yang dibeli; jumlah rela rugi dibagi angka itu menghasilkan berapa harus dibeli. Dikalikan lagi harga masuk, itulah dana yang dipakai transaksi ini. Kalau dana terpakai melebihi modal, artinya risiko yang ingin kamu ambil tidak sepadan dengan stop yang sedekat ini — entah longgarkan stop-nya, atau akui transaksi ini tidak seharusnya sebesar itu; inilah justru peringatan yang ia beri saat tidak pakai leverage.
Kami coba satu setelan umum: modal 10.000 U, per transaksi cuma rela rugi 2%, stop dipasang 5% di bawah harga masuk; posisi yang dihasilkan ternyata tidak sebesar bayangan. Banyak pemula rugi bukan karena salah arah, tapi karena order terlalu berat — sekali koreksi langsung tidak kuat. Isi beberapa angka ini, kemungkinan besar kamu akan pasang lebih ringan dibanding saat ikut perasaan, dan lebih ringan sering berarti bisa bertahan beberapa putaran lagi. Pakai bareng kalkulator biaya dan leverage dan likuidasi, sisi risiko pada dasarnya sudah tersusun.