Indeks Fear & Greed kripto
Orang yang main saham sudah lihat watak ritel: makin dalam turun makin cut loss, sampai di puncak malah paling kencang mengejar. Pasar kripto melipatgandakan emosi ini beberapa kali. Indeks ini memampatkan sentimen seluruh pasar jadi satu angka 0 sampai 100 — makin rendah makin panik, makin tinggi makin euforia. Lihat sekilas, ketahui dulu orang-orang sekarang takut atau serakah.
Cara membaca angka ini, pemain saham paling paham
Indeks dari 0 sampai 100 dibagi lima level: 0 sampai 24 sangat takut, pasar penuh ratapan, semua ingin kabur; 25 sampai 44 takut; 45 sampai 55 netral; 56 sampai 74 serakah; 75 sampai 100 sangat serakah, paling banyak yang mengejar harga dan berteriak "kali ini beda". Ia menggabungkan sinyal seperti volatilitas harga, volume transaksi, hype media sosial, dominasi pasar, memampatkan setumpuk data jadi satu termometer sentimen.
Kalimat Buffett "saat orang serakah aku takut, saat orang takut aku serakah" bicara persis soal cara pakai tabel ini. Indeks jatuh ke zona sangat takut sering kali saat order panik kabur berbarengan, harga dihantam emosi sampai membentuk lubang; melonjak ke zona sangat serakah sering kali saat paling banyak yang nyangkut belakangan dan risiko paling tinggi. Ini sebuah logika kontrarian, bukan sinyal beli-jual — sentimen bisa bertahan lama di zona ekstrem, beli di sisi kiri yang malah nyangkut di lereng adalah hal biasa. Nilainya ada pada pengingat: saat kamu sendiri mulai ikut takut dan serakah mengikuti pasar, berhentilah dulu sebentar. Untuk memadukan logika sentimen ini dengan ukuran posisi, lihat kalkulator posisi, serta perbedaan saham dan kripto.
Kalau menengok historis, hari-hari saat indeks jatuh ke zona sangat takut secara belakangan sering tak jauh dari titik dasar fase itu — tapi "sering" bukan "setiap kali", ada juga yang setelah takut terus turun. Maka cara pakai yang lebih aman adalah menahan diri: jadikan ia pengingat kontrarian, lebih tenang sedikit saat sentimen ekstrem, jangan diperlakukan sebagai tombol beli-jual. Yang benar-benar menentukan posisi tetaplah disiplin yang sudah kamu tetapkan sebelumnya.